Kiat

Apa itu Collet Chuck?

Kebanyakan mesin bubut dan pusat belok CNC dilengkapi dengan sistem penahan kerja standar yang terdiri dari power chuck tiga rahang, silinder penggerak hidrolik, dan drawtube. Silinder hidrolik dipasang di ujung belakang spindel, sedangkan chuck dipasang di bagian depan atau sisi kerja spindel. Silinder dan chuck biasanya dihubungkan dengan tabung teleskopik baja berongga yang melewati lubang spindel.

Demikian pula, collet chuck CNC dipasang di bagian depan spindel bubut CNC dan digerakkan menggunakan silinder dan tabung penarik yang ada pada mesin.

Gerakan aksial piston aktuator hidrolik menyebabkan rahang collet chuck membuka dan menutup. Tabung teleskopik bergerak selaras dengan piston, menggerakkan pendorong berbentuk baji di dalam badan collet saat piston meluncur maju mundur. Pada gilirannya, pendorong mengubah gerakan aksial menjadi gerakan radial, menyelesaikan pembukaan dan penutupan rahang. Kekuatan penjepitan rahang pada benda kerja berhubungan langsung dengan keluaran aktuator; oleh karena itu, gaya ini dapat dengan mudah diatur melalui katup tekanan.

Tentu saja, collet chuck memerlukan collet agar dapat berfungsi. Biasanya, rentang penjepitan collet kira-kira 0,062″. Collet tersedia untuk stok bulat, hex, dan persegi. Collet chuck dapat menangani rentang collet yang cukup luas (misalnya 3/16″ hingga 2-5/8″). Persyaratan collet khusus dapat diakomodasi. Kebanyakan collet modern memiliki fitur pergantian yang cepat (misalnya 10 detik) untuk mengurangi waktu pengaturan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *